There are currently 2635 movies on our website

Cerita Sex: Jessie Pacarku

0
(High Quality)

Cerita Sex: Jessie Pacarku

Cerita Sex: Jessie Pacarku – Kejadian ini sebenarnya terjadi tahun 1999, bertepatan dengan ultah pacarku yg ke 20. Pacarku bernama Jessie, dia cewek blasteran Menado-Belanda. Tentu saja wajahnya sangat cantik, ukuran tubuhnya adalah, tinggi 172 cm, berat 55 kg, payudara 38B. Payudaranya sangat seksi dan besar, belum lagi kulitnya yg putih bersih. Pokoknya dia mampu membuat saya gemetaran.

Cerita Sex: Jessie Pacarku

Aku sendiri berumur 25 tahun, ciri-ciriku adalah, tinggi 178 cm, berat 68 kg, kulitku sawo matang, dan aku berasal dari Jawa. Sebenarnya aku sangat beruntung mendapatkan Jessie, tapi selama 4 bulan pacaran, aku tdk pernah menyentuhnya lebih jauh. Aku hanya menberikan ciuman dan pelukan, aneh bukan..? Tetapi itu semua karena gaya pacaranku memang demikian. Aku tdk ingin merusak pacarku sendiri.

Jessie kekasihku adalah wanita yg sempurna. Dia selalu memakai baju-baju ketat dan terbuka. Tentu saja keseksian tubuhnya akan terlihat jelas dan membuat semua pria ingin melahap tubuhnya, apalagi aku sebagai pacarnya. Orang-orang pasti berpikir bahwa aku pernah menyetubuhinya. Itu semua tdk benar, karena aku selalu mengendalikan diriku dan selalu menolaknya jika dia mulai menggodaku dan bermesra-mesraan denganku.

Penolakan itu ternyata berakibat fatal, karena Jessie mulai gencar melakukan gaya-gaya yg bikin aku bergairah. Aku mulai merasa dia menjadikanku sasaran kepenasarannya. Mungkin karena sikap dinginku kepadanya. Aku bisa melihat dengan jelas kedua mata indahnya itu seakan memelas agar aku mau menyentuhnya dan membawanya ke surga kenikmatan. Tetapi tetap saja aku tepis.

Hingga akhirnya, ketika Jessie akan berulang tahun dan merayakannya hanya denganku. Dia menyuruhku datang ke villa keluarganya, tentu saja tdk ada siapa-siapa kecuali pembantunya. Lalu pada malam harinya, aku datang dengan membawa seikat bunga untuk Jessie. Pembantunya mempersilahkan aku duduk di ruang tengah, sementara itu dia memanggil Jessie majikannya. Tiba-tiba dalam kesendirianku, aku dikejutkan dengan ciuman yg mendarat di pipi kananku dari belakang.

“Eh.., udah datang..!” ucap Jessie sambil duduk di sebelahku.
“Iya.., met ultah sayangku..” jawabku sambil memberikan bunga yg kubawa untuknya.

Kedua mataku sibuk memperhatikan Jessie, karena penampilanya sungguh luar biasa. Dia cantik sekali dengan pakaian sackdress-nya. Aku tdk mempedulikan ocehan Jessie, karena konsentrasiku kini pada tubuhnya yg sexy. Aku tahu kalau Jessie tdk memakai BH karena putingnya tercetak jelas. Hampir saja aku menggigit lidahku karena disuguhkan pemandangan seperti itu.

Jessie yg terdiam rupanya memperhatikanku dan tersenyum genit.

Dia mendekatiku dan membisikkan kata-kata,

“Aku akan memberikannya padamu sayangku..” Ucapannya itu membuat aku berdebar-debar.

Kemudian Jessie berjongkok di antara kedua kakiku. Aku bisa melihat pahanya yg mulus dan CD-nya yg berwarna cream tersembul disana. Aku terhipnotis, dan tanpa kusadari batang kemaluanku mulai hidup. Jessie membuatku gila karena dia mulai mengusap-usap batang kejantananku dari balik celanaku. Tetapi usapannya itu telah mampu membangkitkan batang kejantananku yg semakin tegang.

Jessie mulai membuka resleting celanaku, dan nampaklah kepala batang kejantananku yg sudah keluar dari CD-ku. Jessie terus menarik celanaku dan CD-nya, hingga aku telanjang. Aku merasakan tanganya yg halus mulai mengusap-usap batang kejantananku.

“Uh..” aku merasakan getaran kenikmatan telah muncul.

Kemudian Jessie mengulumnya, menjilatinya dari ujung hingga pangkal batang kemaluanku. Aku mulai tdk tahan, nafasku memburu saat kocokan-kocokan mulutnya mulai beraksi. Kedua tanganku menyentuh payudaranya dan aku mulai meremasnya.
“Akhh..” aku mendesah tdk karuan.

Jessie memang pintar, dia menghisap k0ntolku dengan kuat.

“Sluurrrppp.. sluurrrppp.. ” yg membuatku semakin gila.

Kuelus-elus tengkuknya dengan tangan kiriku, sedangakan tanganku yg kanan masih meremas-remas payudaranya. Aku menikmati perlakuannya hingga aku merasa akan mengeluarkan sesuatu.

“Sayang.. aku mau keluar..” ucapku padanya.

Jessie seakan mengerti, dia menghisap batang kejantananku dengan cepat dan,

“Akh.., Creet.., creett.., creett..” terlontarlah spermaku di dalam mulutnya.

Tanpa merasa jijik, dia menelannya. Kemudian dia mulai membersihkan kejantananku dengan jilatan-jilatannya. Cerita Hot

Setelah bersih, Jessie bangkit dan mendorongku ke sofa untuk bersandar. Kemudian dia mulai menciumku, aku pun membalasnya. Kupagut bibirnya yg sensual itu sambil kuelus punggungnya. Aku memainkan lidahku di dalam mulutnya. Kusandarkan tubuhnya di sofa, dan aku segera turun dan berjongkok tepat di antara kedua pahanya yg sudah dibuka Jessie lebar-lebar. Kuciumi Jessie terus menerus, kemudian lehernya kujilati dengan lembut.

“Ahh.. ahh..” desahan-desahan mulai keluar dari bibirnya.

Aku menarik resleting bajunya dan kuturunkan, hingga nampaklah payudara 38B-nya yg luar biasa itu. Aku tdk tinggal diam, aku mulai menjilatinya.

“Slurrpp.. slurrpp.. ssh..”

Aku kecup payudaranya yg besar itu,

“Cup.. cup..”

Jessie mengeluarkan lenguhan-lenguhan kenikmatan,

“Oh.., oh.. sayang..”

Aku teruskan dengan menghisap payudaranya kuat-kuat.

Jessie mendesis,

“Ohh..,” sambil menjambak rambutku.

Kemudian kupilin-pilin putingnya yg sudah keras itu.

“Ohh.., akhh.., sshh..” nampaknya Jessie menikmatinya.

Aku mulai turun ke CD-nya, kuturunkan berikut dengan bajuku juga. Hingga nampaklah memeknya yg sudah basah. Aku langsung menjilatinya.

“Slurrpp.., slurrpp.., oh.. oh..” desahan Jessie membuat aku semakin tegang.

Kuteruskan jilatanku, kumainkan lidahku di dalam liang kewanitaannya.

“Akhh..,” jeritannya yg bersamaan dengan pahanya yg menjepit kepalaku dengan kuat.

Tubuhnya bergerak kesana kemari. Aku tdk memperdulikannya dan terus menjilatinya. Kuhisap dan kusedot liang kenikmatannya yg sudah basah itu dengan kuat-kuat. Kemudian klitorisnya kuemut dengan kuat.

“Okhh.., ohh..,” lenguhnya panjang,
“Sayang.., masukkan.., masukkan..!” pinta Jessie memohon.

Aku tdk menyia-nyiakannya, kuludahi batang kejantananku dengan air liurku dan kuarahkanpada liang senggamanya yg sudah banjir oleh cairan kewanitaanya.

“Ohh.., aoohh..” Jessie mendesah tdk karuan saat kepala kejantananku kugesek-gesekkan di bibir memeknya.
Kemudian kudorong batang keperkasaanku untuk masuk lebih dalam, tapi Jessie berteriak, “Sayang.., sakitt..” wajahnya meringis kesakitan.

Aku menenangkannya dan mulai memasukkanya lagi tanpa mempedulikan jeritan-jeritan dari bibir Jessie.

“Bless.., ss.. ohh..” aku diam tdk bergerak saat batang kemaluanku sudah terbenam dalam liang senggamanya.

Setelah Jessie sedikit tenang, aku mulai menarik sedikit batang kejantananku.

“Ukh.., ukh..” Jessie terus merintih.

Aku sendiri sedang merasakan nikmatnya jepitan bibir memeknya yg membuat batang keperkasaanku berdenyut-denyut tdk karuan. Kumulai memaju-mundurkan batangku di dalam liang senggamanya. Masuk, keluar, masuk, keluar.

“Ohh.., enak.. okhh..” itulah kata-kata yg kutangkap dari suara-suara yg Jessie keluarkan.

Kami mulai terbiasa melakukannya, pinggul Jessie terus bergoyg kesana kemari dengan teratur. Gerak maju mundur batang kejantananku mulai kupercepat.

“Akh.., oh.., sayang.. Aku mau keluar..!” teriak Jessie.

Kecepatanku kunaikkan 2 kali lipat, karena aku sendiri pun mengalami hal yg sama dengannya.

Dan akhirnya,

“Cret.., crett.., creett..”

Kami berteriak keras sambil berpelukan,

“Aakhh..”

Kami mencapai orgasme bersamaan.

Dengan sisa-sisa tenagaku yg terakhir, kubopong tubuh Jessie dan kubawa masuk ke kamarnya. Kubaringkan tubuhnya di atas tempat tidur dan aku mulai menciumi bibirnya dengan penuh nafsu. Kedua tanganku meremas-remas payudaranya dengan kuat. Kumainkan lidahku di putingnya. Jessiemendesah kenikmatan, nafasnya mulai tdk beraturan. Aku meneruskan jilatanku di payudaranya, kuputar ke kiri serta ke kanan, kuhisap kecil.

“Okh..,” rintihanya membuatku semakin menggebu-gebu.

Kutarik putingnya dengan bibirku.

“Okh..,” Jessie terus mendesah, kedua tanganya mengelus-elus punggungku.

Aku semakin bernafsu, kubuka mulutku lebar-lebar dan kuhisap payudara kanannya.

“Slurrpp.., slurpp..” terdengar suara kenikmatan dari hisapanku, sedangkan tanganku ygsatunya meremas-remas payudara kirinya dengan kasar.

Aku melihat kedua mata Jessie yg terpejam. Tetapi bibirnya tdk berhenti merinti-rintih kesakitan dan kenikmatan. Sementara itu batang kejantananku sendiri sudah menegang keras. Kuhentikan hisapanku, lalu kutarik kedua kakinya ketepian tempat tidur hingga menyentuh lantai. Maka nampaklah memeknya yg basah. Aku mengambil posisi berjongkok dan mulai menciumiselangkanganya dengan teratur.

“Okh.., sayang.., akhh..” itulah kata-kata yg kudengar dari bibir Jessie saat lidahku menyentuh bibir kemaluannya.

Kujilati dan terus kuhisap-hisap cairan kewanitaanya, kemudian kugigit klitorisnya. Jessie menjerit keras, badannya mengelinjang ke kanan.

“Ohh.., ohh.., sayang.. enakk..” desahnya.

Aku terus menambah kecepatan hisapanku dan terus mengocok liang senggamanya, menjilatinya dan menghisapnya dalam-dalam.

“Ohh.., sshh.., sshh.. Aku keluarr..!” teriak Jessie keras.

Aku bersiap-siap untuk menelan cairan yg tersembur dari lubang kenikmatannya. Kemudian kubersihkan cairan-cairan yg masih tertinggal di bibir liang surganya.

Aku bangkit dan naik ke tempat tidur, sekarang posisi kami adalah 69. Jessie memasukkan batang kejantananku ke dalam mulutnya dan mengocok-ngocoknya. Aku merasakan jilatan-jilatannya yg mampu membuatku merem melek. Dia terus menyedot-nyedot kepala kemaluanku dengan kuat.

“Akhh..,” desisku.

Aku seakan melayg-layg, entah dimana. Sungguh luar biasa apa yg kurasakan itu. Aku membalas perlakuan Jessie dengan menjilati dan menggigit klitorisnya. Sontak tubuh Jessie bergerak-gerak. Aku yg mulai merasakan batang kemaluanku akan mengeluarkan sesuatu, langsung menariknya dari mulut Jessie. Kubuka lebar-lebar liang memeknya.
Kuhujamkan batang keperkasaanku pelan-pelan dan,

“Bless.., ohh..” desisku.
“Crettt.., crettt..” spermaku menyemprot ke dasar liang senggamanya.

Tubuhku lemas, tetapi itu hanya sekitar 5 menit.

Aku bangkit dan mencabut batang kemaluanku dari liang senggamanya.

“Ahh..,” desah Jessie yg lemas tdk berdaya.

Kubuka pahanya lebar-lebar dan mulai menjilatinya lagi. Lidahku menari-nari di dalam liang kenikmatannya. Perlakuanku itu menbuat Jessie menggelinjang tdk karuan, nafasnya kembali naik. Kuhisap klitorisnya yg masih membesar itu,

“Slurp.. slurpp..”

Tanganku sendiri sibuk meremas-remas payudaranya. Jessie menjerit kesakitan,

“Okh.. akhh.. hhshshss..”

Kedua pahanya menjepit kepalaku dengan keras. Aku tetap meneruskan jilatan dan hisapan padakemaluannya.

“Okh.. okh.. sshh..” Jessie terus mendesah,
“Aku mau keluar..!” ucapnya.

Aku terus menyedotnya semakin cepat dan liar,

“Slurpp.., slurpp.. okhh..”
“Cer.. cer..” cairan kemaluannya membanjiri memek dan wajahku.

Jessie tergeletak lemas, dia tdk peduli lagi saat aku membersihkan liang senggamanya dengan menyedot cairan kewanitaanya yg masih tertinggal di bibir memeknya itu. Tetapi saat aku menyedot klitorisnya, dia memohon agar aku menghentikanya, karena dia sudah tdk kuat lagi, tapi aku tdk memberikan kesempatan kepadanya. Kukocok-kocok lidahku di dalam memeknya. Jessieberteriak dan meronta-ronta. Kedua kakinya berusaha menendangku dengan sisa tenaganya yg terakhir. Tetapi dengan sigap kupegang kedua pahanya dan terus menghisap memeknya.

“Okhh.., aahh.., akhh..,” desahan dan teriakkannya membuatku terangsang.

Kulihat Jessie mulai menitikkan air matanya, pastilah dia merasa ngilu pikirku, tetapi aku tdkmempedulikannya karena nafsuku sudah di ubun-ubun, batang kemaluanku sendiri sudah berair. >> orisex.com

Aku terus menjilati liang kewanitaan Jessie dengan cepat.

Tiba-tiba Jessie berteriak,

“Sayang.. masukkan.. ohh.. masukkan..!” pintanya.

Aku pun tanpa basa-basi, membimbing batang kejantananku yg sudah tegang 1000 volt ke dalamliang senggamanya. Jessie sendiri sibuk memegangi kedua pahanya agar memudahkanku menancapkan senjataku. Kugesek-gesekkan kejantananku di liang kewanitaannya,

“Sssttrr.. ssrree..”
“Oohh.., ohh.. ohh..” desahan Jessie semakin menjadi-jadi.

Kuarahkan batang keperkasaanku ke dalam liang memeknya,

“Bless.. ss..”

Jessie mulai menjerit kenikmatan,

“Aduh..! aduhh..! oh..!”

Aku sendiri merasakan kenikmatan cengkraman bibir kemaluanya yg kuat itu.

Aku mulai memaju-mundurkan batang kejantananku yg diiringi desahan Jessie,

“Ohh.. ohh.. enakhh.. enakh..”

Jessie menggoygkan pinggulnya seirama denganku, gerakan kami pun semakin cepat.

“Akhh.. sayang.., Aku mau keluar..” ucap Jessie.

Aku terus menggenjotnya, karena aku pun merasakan batang kejantananku akan mengeluarkan spermaku.
Saat kecepatan kami bertambah, akhirnya aku melenguh keras,

“Akhh.. Crett.. crett.. crett..” batang kejantananku memuntahkan spermaku di dalam liang senggama Jessie.

Bersamaan dengan itu, Jessie juga menjerit,

“Aaskhh.., ohh.., cer.. cer..”

Tubuhnya mengejang sambil memelukku kuat-kuat. Aku merasakan cairan kewanitaannya membasahi batang kemaluanku.

Jessie melepaskan pelukannya, tubuhnya menjadi lemas tdk berdaya, begitu juga denganku. Kucabut batang keperkasaanku dari liang senggamanya. Kemudian kubuka pahanya, kujilatisisa-sisa ciran kewanitaanya, lalu kubaringkan tubuhku di sampingnya. Kucium keningnya sambil kupeluk dan kubisikkan kata-kata bahwa aku sangat mencintainya. Jessie hanya tersenyum sambil memejamkan matanya. Malam itu, kami melakukanya 3 kali dan kami mengulanginya dimana pun kami berada.

Pengalaman di atas sungguh membuat aku berubah menjadi pria yg tdk dingin lagi, malah aku sangat menyukai seks. Bagi yg ingin berkenalan atau komentar, silakan kirim email kalian

244
FILM DETAILS Added 8 months ago
Cerita Sex: Jessie Pacarku

Cerita Sex: Jessie Pacarku Cerita Sex: Jessie Pacarku – Kejadian ini sebenarnya terjadi tahun 1999, bertepatan dengan ultah pacarku yg ke 20. Pacarku bernama Jessie, dia cewek blasteran Menado-Belanda. Tentu saja wajahnya sangat cantik, ukuran tubuhnya adalah, tinggi 172 cm, berat 55 kg, payudara 38B. Payudaranya sangat seksi dan besar, belum lagi kulitnya yg putih […]

Genre: Cerita Dewasa

Etiketler: , , , ,

COMMENTS


You need to be logged in to post a comment.

StudioBokep.com : Film Bokep Online, Film Semi, Cerita Sex Dewasa

Nonton Film Bokep Telanjang, Bioskop Gratis Semi

Nonton Movies Bioskop Online Semi Hot Bokep